ANALISIS CO-PRODUCTION DALAM PENGELOLAAN RUANG PUBLIK DANAU OPI PALEMBANG: KETERLIBATAN MASYARAKAT, PEMERINTAH, DAN PELAKU LOKAL
Keywords:
Ruang Publik, Co-Production , Danau OPI , PengelolaanAbstract
Ruang publik merupakan fasilitas penting yang mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan interaksi masyarakat. Namun, efektivitas pengelolaannya sangat dipengaruhi oleh keterlibatan berbagai aktor melalui mekanisme Co-production. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi ruang publik, tingkat partisipasi masyarakat, peran aktor kunci, serta model Co-production ideal pada pengelolaan Ruang Publik Danau OPI Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui observasi lapangan dan wawancara informal dengan pengunjung, pedagang, serta petugas parkir. Instrumen disusun berdasarkan teori Co-Production Ostrom serta pengembangan dari Brandsen & Pestoff, meliputi empat dimensi analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dasar di Danau OPI cukup tersedia, tetapi belum optimal karena masih terdapat masalah kebersihan, minimnya penerangan, tidak adanya area bermain, dan belum tertatanya pedagang. Partisipasi masyarakat berjalan secara informal dan sporadis, tanpa wadah kolaboratif yang terstruktur. Pemerintah berperan dalam pembangunan fisik, namun masih lemah pada aspek regulasi dan pemeliharaan, sementara keterlibatan swasta hampir tidak terlihat. Penelitian menyimpulkan perlunya model Co-production yang lebih sistematis melalui forum komunikasi, regulasi pedagang, dan kemitraan antara pemerintah, masyarakat, serta swasta untuk mewujudkan ruang publik yang inklusif dan berkelanjutan.
References
Brandsen, T., & Pestoff, V. A. (Eds.). (2008). Co-production: The third sector and the delivery of public services. Routledge.
Gehl, J., & Svarre, B. (2013). How to study public life (Vol. 2). Washington, DC: Island press.
Kuta, D. (2025). Public Space in the Context of Urban Planning and Sustainable Urban Development. Engineering Proceedings, 116(1), 9.
Ling, L. M., & Fahmi, E. (2020). Co-Production: Studi Tentang Pola-Pola Penyediaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Di Jakarta. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan, 4(1), 11-22.
Lowndes, V., Pratchett, L., & Stoker, G. (2006). Diagnosing and remedying the failings of official participation schemes: The CLEAR framework. Social policy and Society, 5(2), 281-291.
Mauluddin, A. (2018). Collaboration of Triple Helix Actors in The Production of Public Space: The Tematic Park In Bandung. Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, 7(2), 51-61.
Ostrom, E. (1996). Crossing the great divide: Coproduction, synergy, and development. World development, 24(6), 1073-1087.
Qi, J., Mazumdar, S. & VasConcelos, A.C. Understanding the Relationship between Urban Public Space and Social Cohesion: A Systematic Review. Int. Journal of Com. WB 7, 155–212 (2024). https://doi.org/10.1007/s42413-024-00204-5
Rahmiati, D., & Prihastomo, B. (2018). Identifikasi Penerapan Konsep Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pada Taman Kambang Iwak Palembang. Vitruvian: Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan, 8(1), 29-42.
Rohmah, E. N. L. (2022). Pengelolaan Ruang Publik (Studi Kasus Pembangunan Alun-Alun Lamongan). HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 14(1), 46-54.
Sari, L. P., Zetra, A., & Valentina, T. R. (2021). Peran Ruang Publik Dalam Meningkatkan Pasrtisipasi Politik Di Nagari Talang Anau. Jurnal Niara, 13(2), 11-22.
Sukmayeti, E., & Utami, V. Y. (2018). Governansi Publik Model Co-Production Oleh Aktor Socio-Preneur (Kasus Desa Setanggor Dan Kawis Krisant). Jurnal Ilmu Pemerintahan: Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik Daerah, 3(2), 12-135.
Supriyanto, J., Ragiliawan, Z., & Rohmah, W. (2023). Pengaruh kebijakan penataan ruang terhadap kualitas hidup masyarakat Kota Surakarta. Jurnal Bengawan Solo: Pusat Kajian Riset dan Inovasi Daerah Kota Surakarta, 2(2), 144–159.
Suryandari, S. Y. (2019). Metode penelitian kualitatif: (untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif).
Verschuere, B., Brandsen, T., & Pestoff, V. (2012). Co-production: The state of the art in research and the future agenda. Voluntas: international journal of voluntary and nonprofit organizations, 23(4), 1083-1101.
Yulianti, D., & Junaidi, H. (2021). Evaluasi Manajemen Tata Ruang Wisata Dan Ruang Terbuka untuk Meningkatkan Kunjungan Wisata Dan Pad Kota Palembang. Jurnal Tekno Global, 10(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







